15
Mei
09

Pinjaman Tanpa Bunga

Pada bulan April 2009 yang lalu saya mengikuti kegiatan “Training of Trainer” mengenai Bank Syariah yang diselenggarakan oleh konsentrasi Ekonomi Islam di jurusan IESP Fak. Ekonomi UNJA.

Ada satu topik yang dikemukakannya oleh salah satu pembicara yang bernama Pak Cecep. Beliau  membantah salah satu alasan bagi yang nembolehkan bunga bank yaitu “bunga sebagai upah menunggu”. Menurut beliau jika kita meminjamkan uang berarti kita punya kelebihan uang, oleh karenanya kita tidak boleh meminta lebih dari uang yang kita pinjamkan. Saya yang mendengar penjelasan tersebut rasanya masuk akal juga. Kemudian saya ingat satu alasan lagi yang membolehkan bunga bank dan juga dibantah oleh Pak Cecep yaitu mengenai “nilai uang sekarang lebih besar dari pada nilai uang pada masa depan (time value of money)”. Beliau mengemukakan suatu rumus F = A(1+r)n yang menyatakan bahwa jika r = 0 maka berapa pun n nya maka jumlah nilainya akan sama.

Dalam hal ini saya masih meragukan. Karena kalau kita meminjamkan barang (emas) atau yang lainnya  dan lima tahun kemudian si peminjam mengembalikan berupa emas/ barang yang sama, rumus itu memang benar. Tapi bila yang kita pinjamkan berupa uang, maka lima tahun kemudian nilai uang akan turun. Sedang saya berfikir tentang hal di atas,  tiba-tiba saya teringat pada kejadian yang saya alami sekitar dua minggu yang lalu. Kejadiannya begini.

Hari itu adalah hari sabtu siang, dimana saya sedang kedatangan keponakan yang sekaligus juga merupakan mahasiswa bimbingan skripsi. Saat kami sedang membicarakan tentang perbaikan skripsinya,  tiba-tiba datang sepasang suami istri  dengan tergesa-gesa dengan tujuan ingin meminjam uang untuk berobat adiknya sebesar Rp. 900.000,-. Mereka berjanji akan mengembalikan pada hari Senin (2 hari setelah dipinjam). Karena rasa kasihan maka saya pinjamkan uang yang diperlukannya. Namun pada hari Senin seperti yang telah dijanjikannya mereka tidak datang untuk mengembalikan uang tersebut. Saya fikir mungkin mereka masih sibuk mengurus adiknya yang sedang sakit dan kalaupun terlambat tidak apa-apa. Namun pada hari Rabu mereka datang ke rumah mengembalikan uang yang dipinjamnya serta membawa oleh-oleh berupa sekotak martabak manis. Disinilah rasanya saya teringat kembali penjelasan pak Cecep itu ada benarnya juga. Yang pertama, bahwa kalau kita meminjamkan uang tidak perlu meminta uang lebih, karena Allah yang akan melebihkannya. Logikanya, dari kejadian yang saya alami ini. Saya meminjamkan uang Rp.900.000,-  dan 4 hari sesudahnya uang saya kembali ditambah 1 kotak martabak. Harga martabak diperkirakan Rp.9000, berarti dalam 4 hari saya mendapat untung sebesar 1% dan kalau 1 tahun berarti keuntungan yang diperoleh sebesar 90%. Emangnya bank mana yang mau membayarkan bunga sebesar itu ? Yaaa… hanya Bank Allah-lah.

Jadi, dari kejadian ini ternyata bahwa bila kita meminjamkan uang tanpa bunga, maka nilai uang kita tidak akan berkurang dan tidak tetap, tetapi nilainya akan bertambah dimasa yang akan datang. Itulah hebatnya ajaran Islam. Betul khaaan ?


6 Responses to “Pinjaman Tanpa Bunga”


  1. Mei 15, 2009 pukul 12:42 pm

    coba kalo dia kembalikan setahun lagi, mmmm mungkin dikasih hadiah laptop….

  2. 2 namri salam
    Oktober 3, 2009 pukul 3:43 am

    Membnatu orang lain yg kesusahan adalah sangat mulia sekali,termasuk meminjamkan uang kepadayang sedang terdesak keperluan yang sangat perlu seperti kisah diatas.sy pernah ngalamijg membantu orang sperti ini cuma klw sy gak dapat martabak atau laptop, uang sy gak balik2 smp skrg

  3. Februari 1, 2010 pukul 9:05 am

    assalamualaikum wr wb
    salam kenal ibu, saya mahasiswa unja juga.
    kebetulan saya sebagai pengelola situs Bapel KKN Unja dan hari adalah hari peluncuran situs tersebut.
    meskipun belum sempurna, tapi insya Allah dapat terus dikembangkan.
    terima kasih

  4. 4 dchiest
    Maret 1, 2010 pukul 3:28 pm

    Saya sangat butuh uang untuk bayar hutang kakak saya. Apakah ada tempat kerja malam yang halal? Saya ingin bekerja untuk mengumpulkan uang pembayaran hutang karena pagi hari sampai malam hari saya harus kuliah. Semua surat tanah rumah , sudah kakak saya ambil paksa untuk uang jaminan yang dia pinjam. Tetapi dia kabur gitu ajah dari rumah. Sehingga semua penagih hutang darimanapun nagih ke mama saya. Tolong informasi nya. Saya ingin membantu yang saya bisa demi hidup mama saya dengan cara halal.

  5. Juni 21, 2010 pukul 6:27 am

    memang bnr skali kalo mmbnt org ssh pahalanya gede,tp inget bhw tiap dpt phl gde akan byk rintanganny spy dpt diptik hslnya kelak diakhrt nnt,hsl survey sy dr 10 org, mk trdp 8 org yg tdk diprcy thd mslh hutang piutang,olh karena itu sy sgt tdk prcy thd bank manapun yg ktnya menrpkan konsep syariah tp ujung2nya riba’ juga,ingatlah dlm hdts rosul: dosanya yg melakukan riba itu lbh bsr drpd memprkosa ibu kandungnya sendiri,dr crita diatas,seandainya duitnya dikmbalikan 1th mk tetep aja bkn 90% ttp 1% alias ngasih 1martabak atau plgt byk 10mrtbk,zmn skrg susah cari org yg pengertian! Ya kan?

  6. 6 Keajaiban meringankan beban orang
    Agustus 27, 2011 pukul 2:23 am

    mungkin saja tidak orang yang kita pinjami yang memberi kelebihan tapi Allah… saya juga ada cerita…. uang saya di pinjam seseorang Rp. 250.000,- katanya untuk berobat istrinya yang kena kista, namun sampai hari ini uang belum juga dikembalikan, tabungan saya saat itu 17jt, sedang istri saya operasi kelahiran anak saya 7jt praktis uang saya tinggal 10jt padahal itu tabungan untuk membeli rumah,, namun apa yang terjadi… dalam waktu kurang dari 1 tahun tabungan saya menjadi 30 juta dari rejiki yang tidak saya sangka sebelumnya, sedang uang yang dipinjam belum juga dikembalikan…. Allah Swt tidak hanya memberi keuntungan 1 atau 100% melainkan 8000% dari 250rb hayo bank mana yang mau memberikan bungan 8000% dalam waktu kurang dari 1 tahun ?????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Sejak 15 Agust 2008

Pendataan Alumni

Bagi alumni Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi Univ. Jambi, untuk kepentingan pendataan alumni dan pengembangan Jurusan, mohon kesediaannya untuk mengisi kuesioner berikut. Download kuesionernya Disini

(Catatan: Bagi yang sudah mengisi formulir pada blog jurusan, mohon untuk tetap mengisi kembali kuesioner ini, karena ada tambahan informasi yang dibutuhkan). Terima kasih

Program ORDI

Dapatkan Program ORDI untuk transformasi data ordinal ke interval. Klik disini

Jumlah Klik

  • 26,352 kali

%d blogger menyukai ini: